Senin, 15 Januari 2007

BEGINIKAH HIDUPMU, PENYAIR KESEPIAN ?



aku berjanji padamu,
akan kulukai dirimu
dengan perasaan cintaku yang indah

akan kupenuhi otakmu
dengan gambar-gambar diriku
dengan tulisan-tulisanku
dan dengan kenangan-kenangan yang termanis
sehingga aku akan selalu ada dalam ingatanmu

aku kubuat dirimu menjadi hampir gila,
dengan khayalan dan manisnya kata cinta
setiap pagi dan setiap malam
setiap jam dan setiap detik
akan kupenuhi ruangan hatimu
sehingga tidak ada tersisa untuk wanita lain,
dan akan kubiarkan dirimu,
merinduiku seorang diri
mencintaiku seorang diri
rindu padaku setengah mati
cinta padaku setengah mati
rindu hampir mati
cinta hampir mati

lalu ditengahnya, akan kuletakkan sebuah harapan
sehingga kau akan berharap terus padaku
dan akan kuselipkan sebuah kata penantian
dan kau tak kan pernah bisa melepaskanku
lalu perlahan, akan kutarik ulur perasaanmu
sehingga kau merasa takut akan kehilangan diriku
sehingga kau selalu menantikan diriku,
dan kau akan merasa sangat dibutuhkan olehku

hatimu ter-nanti
hatimu ter-harap
hatimu ter-cinta
hatimu ter-rindu
oleh sebuah kekosongan,
yang tidak punya hati
dan yang tidak punya cinta

lalu aku akan melihat dan membiarkan dirimu,
terbunuh perlahan demi perlahan
karena rasa yang teramat cinta padaku

dan pada akhirnya,
aku akan tertawa, mentertawakanmu …
karena kau akhirnya membunuh dirimu
dengan pikiranmu sendiri
dan dengan perasaanmu sendiri

dan yang paling menyenangkan
adalah memperhatikan dirimu
yang tenggelam dalam kesepian,
bercanda, hanya dengan bayanganku
berteman airmata dan kesedihan …..
hati membeku, dan kemudian membisu
luka hatimu tidak ada yang bisa mengobati
bertambah dalam dan lemah,
jiwa terkubur dalam-dalam,
dan dirimu tidak akan muncul lagi di permukaan,
menghilang tidak berbekas, dan menyatu dengan debu
karena teramat mencintai diriku

kasihan dirimu ……
penyair kesepianku

aku berjanji pada hatiku,
akan menjaga rahasia ini
seorang diri saja …….

Tidak ada komentar: