Selasa, 16 Januari 2007

CINTA TAK HARUS MILIKI


cinta adalah air mata:
air mata kesedihan,
air mata kebahagiaan
namun,
cinta itu telah cukup untuk cinta itu sendiri
cinta tak harus memiliki
meski air mata kebahagiaan mengawali namun…
air mata kesedihanlah yang mengakhiri…
jodoh hanyalah sepenggal omong kosong,
fiktif tampa kebenaran,
halusinasi belaka

Senin, 15 Januari 2007

BEGINIKAH HIDUPMU, PENYAIR KESEPIAN ?



aku berjanji padamu,
akan kulukai dirimu
dengan perasaan cintaku yang indah

akan kupenuhi otakmu
dengan gambar-gambar diriku
dengan tulisan-tulisanku
dan dengan kenangan-kenangan yang termanis
sehingga aku akan selalu ada dalam ingatanmu

aku kubuat dirimu menjadi hampir gila,
dengan khayalan dan manisnya kata cinta
setiap pagi dan setiap malam
setiap jam dan setiap detik
akan kupenuhi ruangan hatimu
sehingga tidak ada tersisa untuk wanita lain,
dan akan kubiarkan dirimu,
merinduiku seorang diri
mencintaiku seorang diri
rindu padaku setengah mati
cinta padaku setengah mati
rindu hampir mati
cinta hampir mati

lalu ditengahnya, akan kuletakkan sebuah harapan
sehingga kau akan berharap terus padaku
dan akan kuselipkan sebuah kata penantian
dan kau tak kan pernah bisa melepaskanku
lalu perlahan, akan kutarik ulur perasaanmu
sehingga kau merasa takut akan kehilangan diriku
sehingga kau selalu menantikan diriku,
dan kau akan merasa sangat dibutuhkan olehku

hatimu ter-nanti
hatimu ter-harap
hatimu ter-cinta
hatimu ter-rindu
oleh sebuah kekosongan,
yang tidak punya hati
dan yang tidak punya cinta

lalu aku akan melihat dan membiarkan dirimu,
terbunuh perlahan demi perlahan
karena rasa yang teramat cinta padaku

dan pada akhirnya,
aku akan tertawa, mentertawakanmu …
karena kau akhirnya membunuh dirimu
dengan pikiranmu sendiri
dan dengan perasaanmu sendiri

dan yang paling menyenangkan
adalah memperhatikan dirimu
yang tenggelam dalam kesepian,
bercanda, hanya dengan bayanganku
berteman airmata dan kesedihan …..
hati membeku, dan kemudian membisu
luka hatimu tidak ada yang bisa mengobati
bertambah dalam dan lemah,
jiwa terkubur dalam-dalam,
dan dirimu tidak akan muncul lagi di permukaan,
menghilang tidak berbekas, dan menyatu dengan debu
karena teramat mencintai diriku

kasihan dirimu ……
penyair kesepianku

aku berjanji pada hatiku,
akan menjaga rahasia ini
seorang diri saja …….

Aku ingin lari dari keputusasaan ini


Aku ingin lari dari keputusasaan ini
lepas dari cengkeraman keraguan
dan berusaha kuat dengan ketidakberdayaanku

aku tidak mau dibilang lemah
hanya karena tangisan yang keluar dari mata
aku tidak ingin dikatakan rapuh
hanya karena besarnya rasa cintaku

tapi aku hanya mampu diam
dan membiarkan semua begitu saja
tetap seperti adanya
mengalir sampai ke tempat tujuannya…

Aku akan tetap berusaha sabar
berdiri tegar dengan sisa-sisa tenagaku
aku yakin semua keputusasaan, keraguan, dan ketidakberdayaan
itu akan lenyap menghilang
seiring dengan bergantinya musim

aku tidak akan kehilangan cintaku
karena aku yakin cinta yang kupunya tak’kan habis
yang hanya kupersembahkan untukmu
wahai cinta sejatiku….

Kau yang memenuhi seluruh ruang dalam hatiku
Kau pula yang menjadi nafasku
kau yang selalu datang di setiap mimpiku
kau pula yang selalu mengisi hari-hariku
kau…kau…kau…
hanya kau cinta terakhir dalam hidupku
hanya kau cinta sejatiku…
hanya kau…
tak’kan pernah kuduakan cintaku


NB: cinta sejati tak pernah berjalan mulus